Tahukah Anta….
SHALAT, OBAT BERBAGAI PENYAKIT
Prof.Dr.Andry dari Paris menyebutkan bahwa gerakan-gerakan dalam shalat bisa menurunkan dan mengurangi penyakit kegemukan, rematik, diabetes, batu empedu, sembelit dan sebagainya. Gerakan otot pada waktu shalat bias mengakibatkan urat-urat otot menjadi besar dan kuat. Prof.Dr.Kohirasch dan Prof.Dr.Leube menyebutkan bahwa gerakan shalat dapat mengurangi dan mencegah penyakit jantung, paru-paru, penyakit perut sembelit, penyakit empedu, asma, kegemukan, diabetes, dan rematik.
HIKMAH SUJUD DALAM SHALAT
Tidak ada perintah Allah tanpa mengandung manfaat di dalamnya, dan tiada pula suatu larangan-Nya tanpa ada mudharat di belakang nya. Begitu juga dalam perintah untuk mengerjakan shalat . Menurut Dr.Hembing, gerakan shalat mengandung manfaat yang sangat baik bagi kesehatan . Setiap gerakan shalat yang dilakukan dengan benar dapat menyentuh titik-titik akupuntur dan memperlancar sirkulasi darah ke seluruh tubuh. Sujud dengan tuma’ninah (berhenti sebentar) dapat menghindari stress.
KEBAIKAN DALAM SHALAT MALAM
Membiasakan shalat di malam hari termasuk bagian dari menghidupkan sunnah Rasulullah saw. Dan , termasuk orang yang merugi bila melewatkan malam hari begitu saja tanpa mengerjakan shalat malam . Nabi bersabda : “Sesungguhnya pada malam hari ada saat yang apabila
seorang muslim meminta suatu kebaikan dalam urusan dunia dan akherat kepada Allah, niscaya Dia akan memberikannya. Dan itu setiap malam.”
(HR. Muslim)
RAHASIA DI BALIK SHALAT DHUHA
Shalat Dhuha mengandung manfaat sangat besar. Nabi bersabda dalam Hadits Qudsi, Allah berfirman, “Wahai anak Adam , jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat shalat dhuha, karena dengan shalat tersebut, Aku cukupkan kebutuhanmu pada sore harinya.” (HR Hakim dan Tabrani). Nabi juga bersabda ,”Barangsiapa melakukan 2 rakaat shalat Dhuha disertai tidak berkata sesuatu kecuali kebaikan , maka dosanya akan diampuni meskipun banyaknya melebihi buih dilautan.” (HR Abu Daud)
BOCAH 5 TAHUN HAFAL DAN PAHAM AL-QUR’AN
Seorang anak Iran bernama Sayyid Muhammad Husein Tabataba’i berhasil menghafal 30 juz Al-Quran dalam usia 5 tahun. Ia mampu menerjemahkan arti setiap ayat ke dalam bahasa ibunya (Persia). Bahkan , dia mampu mengetahui letak setiap halaman ayat Al-Qur’an. Di usia 7 tahun , ia berhasil meraih gelar doctor honoris causa dari hijaz
college Islamic university, Inggris, pada Februari 1998. Ia menjalani ujian menghafal , menerjemahkan , menafsirkan dan menerangkan Al-Qur’an . Ia lulus baik dari semua ujian itu.
METODE MENGHAFAL YANG EFEKTIF
Metode ini diperuntukkan bagi anda yang masih berstatus pelajar atau mahasiswa. Agar dapat menghafal atau mengingat pelajaran dengan baik, masih menurut Syekh az-Zarnuji, ada beberapa cara yang dilakukan . Pelajaran hari kemarin hendaknya diulang sebanyak lima kali, hari lusa empat kali, hari kemarin lusa tiga kali, hari sebelum itu dua kali, dan hari sebelumnya lagi satu kali. Hendaknya dalam mengulangi (muthala’ah) pelajaran jangan pelan-pelan , tapi sedikit keras dan penuh semanagat tinggi.
SIWAK DAN MADU MEMPERKUAT INGATAN
Ini juga masih menurut az-Zarnuji. Menurutnya , untuk mempertahankan dan memperkuat ingatan hafalan dapat dilakukan dengan rajin bersiwak dan minum madu. Di samping itu, segala sesuatu yang bisa mengurangi pelendiran dahak dan mengurangi pelemakan kulit badan yang diakibatkan terlalu banyak makan , juga bisa menambah kuat hafalan. Sesuatu yang bisa memparbanyak lender dahak dapat membuat orang jadi lupa. Begitu juga dengan perilaku maksiat dan suka gelisah karena berbagai urusan dunia.
Sumber: Hidayah, Maret 2008

Tinggalkan Balasan